Selasa, 03 Nov 2026
Beranda › Berita
Berita

2 Faktor Utama Kerusakan Rambut Akibat Proses Kimia

✍️ Dewi 🕒 18 Sep 2026 👁️ 11x dibaca
rusak1
rusak1 Foto: madevine.id

2 faktor utama menjadi penyebab kerusakan rambut yang signifikan, terutama akibat proses kimia.

Rambut rusak adalah kondisi saat helainya kehilangan kelembapan, elastisitas, dan kekuatan alaminya, membuatnya tampak kusam, bercabang, mudah patah, dan sulit diatur.

Berbagai faktor dapat memicu kerusakan ini, namun penggunaan bahan kimia dalam penataan rambut merupakan pemicu utama yang mengubah struktur rambut secara drastis.

1. Pewarnaan dan Bleaching Rambut

Proses pewarnaan dan bleaching melibatkan penggunaan bahan kimia keras seperti amonia, hidrogen peroksida, para-phenylenediamine (PPD), dan coal tar. Amonia berfungsi membuka kutikula rambut agar pigmen pewarna dapat masuk ke korteks, sementara hidrogen peroksida menghilangkan melanin alami rambut untuk mencerahkan warna. Proses ini menghilangkan protein alami rambut dan menggantinya dengan warna yang diinginkan, mengubah struktur rambut secara mendalam, serta bleaching berulang dapat merusak lapisan kutikula, membuatnya terangkat dan tidak lagi melindungi bagian dalam rambut dengan baik.

Ciri khas kerusakan akibat pewarnaan dan bleaching adalah rambut menjadi kering, kusam, rapuh, dan mudah patah. Kamu juga akan melihat munculnya ujung rambut bercabang, tekstur rambut menjadi kasar dan sulit diatur karena kutikula yang rusak memantulkan lebih sedikit cahaya, serta elastisitas rambut berkurang dan lebih mudah kusut.

Untuk mengatasi kerusakan ini, gunakan sampo lembut bebas sulfat dan kondisioner yang diformulasikan khusus untuk rambut diwarnai guna menjaga kelembapan. Rutin gunakan masker rambut atau creambath yang mengandung protein dan bahan pelembap untuk memperbaiki serta menutrisi rambut, berikan jeda setidaknya enam hingga delapan minggu sebelum melakukan bleaching ulang, dan lindungi rambut dari paparan sinar matahari langsung dengan produk pelindung UV atau topi. Penggunaan minyak kelapa atau minyak nabati lainnya juga bisa membantu melembapkan dan memperbaiki untaian rambut yang rusak, serta pertimbangkan perawatan keratin untuk mengisi celah di folikel rambut.

2. Pelurusan dan Pengeritingan Rambut

Proses pelurusan dan pengeritingan rambut, seperti smoothing, rebonding, atau perming, menggunakan bahan kimia kuat seperti tioglikolat atau formaldehida, ditambah dengan panas tinggi. Bahan kimia ini bekerja dengan memecah ikatan disulfida dan asam amino di dalam korteks rambut, kemudian mengikatnya kembali untuk membentuk struktur rambut baru yang lurus atau keriting. Penggunaan panas berlebih dari alat catok atau pengering rambut selama proses juga memperparah kerusakan, menghilangkan kelembapan esensial, protein, dan nutrisi penting dari rambut.

Rambut yang mengalami pelurusan atau pengeritingan kimia seringkali kehilangan tekstur alami, menjadi lurus atau keriting secara tidak wajar.

Rambut terasa kering, kusam, rapuh, dan mudah patah, disertai ujung rambut bercabang dan kerontokan rambut yang signifikan karena folikel rambut melemah.

Kulit kepala juga bisa teriritasi, gatal, atau bahkan luka akibat paparan bahan kimia, serta rambut menjadi sulit diatur dan terasa tidak elastis.

Sebagai solusi, lakukan perawatan keratin untuk mengembalikan protein yang rusak dan menjaga rambut tetap sehat dan berkilau.

Gunakan kondisioner dan masker rambut secara teratur yang mengandung bahan pelembap seperti minyak argan atau minyak kelapa, hindari penggunaan alat penata rambut panas berlebihan setelah proses kimia, serta gunakan sampo dan kondisioner yang diformulasikan untuk rambut yang diproses kimia untuk mengembalikan lipid dan memperkuat struktur rambut.

Penting juga untuk menghindari menyisir rambut saat basah dengan kasar, mengikat rambut terlalu kencang, dan memotong ujung rambut secara berkala untuk menghilangkan bagian yang bercabang.

Memahami penyebab dan tanda-tanda kerusakan rambut akibat proses kimia adalah langkah awal penting untuk penanganan yang tepat.

Perawatan rambut yang intensif, konsisten, dan terfokus pada pengembalian kelembapan, nutrisi, serta kekuatan rambut dibutuhkan.

Penting untuk memilih teknik penataan rambut yang tepat dan menggunakan bahan kimia secara bijak demi mencegah kerusakan rambut lebih lanjut dan menjaga kesehatan rambut secara keseluruhan.

Disusun dengan bantuan penelusuran web dari: alodokter.com, lemon8-app.com, lumbungpare.org, hairenergy.co, sunsilk.co.id, klinikpelitasehat.com, cnnindonesia.com, rri.co.id.

D
DewiEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update